Pasifik Selatan - INGATKEMBALIcom: Pelaksanaan kegiatan Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang mencakup Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini (PNG) telah memasuki setengah perjalanan. Namun, di tengah berlangsungnya kegiatan tersebut, personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Terpadu dilaporkan belum menerima pembayaran. Hingga kini, kepastian mengenai besaran nominal yang akan diterima juga masih belum jelas.
Perjalanan lintas negara dalam rangka Port Visit 2026 menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas Terpadu bersama KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 di kawasan Pasifik Selatan. Seiring berjalannya kegiatan, persoalan pembayaran kini menjadi perhatian bagi personel yang masih menantikan kejelasan dari pihak terkait.
Tidak hanya belum menerima pembayaran, para personel juga belum memperoleh kepastian mengenai jumlah nominal yang akan dibayarkan. Belum adanya informasi yang jelas mengenai besaran pembayaran maupun jadwal pencairan membuat persoalan ini masih menyisakan tanda tanya.
Memasuki setengah perjalanan kegiatan, kejelasan mengenai hak pembayaran dinilai penting agar personel memiliki kepastian selama menjalankan tugas. Informasi yang transparan mengenai mekanisme pembayaran, besaran nominal, dan waktu pencairan diharapkan dapat disampaikan oleh pihak yang berwenang.
Para personel berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian dan tindak lanjut. Kepastian pembayaran menjadi hal yang dinantikan agar tidak terjadi ketidakjelasan berkepanjangan di tengah pelaksanaan tugas Port Visit 2026 di kawasan Pasifik Selatan.
Kegiatan yang melibatkan kunjungan ke Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini ini juga menjadi momentum penting dalam pelaksanaan misi di kawasan tersebut. Karena itu, penyelesaian persoalan administrasi pembayaran diharapkan dapat berjalan seiring dengan kelancaran pelaksanaan tugas.(Na/By/Sa/Ar/Na)
copyright©INGATKEMBALIcom 2026
