Home » » Dua Tahun Sertifikat Tak Terbit Kantor BPN Diserbu Warga

Dua Tahun Sertifikat Tak Terbit Kantor BPN Diserbu Warga

Written By Ingat Kembali on Rabu, 17 Juli 2019 | 13.00

Aksi unjuk rasa depan kantor BPN Jakarta Timur

“Apa karena kami semua tidak memberikan uang, jadi mereka malas mengerjakan,” Anto, seorang warga peserta demo

Jakarta (INGATKEMBALICOM) –  Ratusan warga dari tiga kecamatan menggelar aksi demo didepan kantor Badan  Pertanahan (BPN) Jakarta Timur, di Jalan Sentra Timur, Pulogebang, Cakung, Rabu 17 Juli 2019

Mereka mempertanyakan penerbitan PTSL yang sudah dua tahun tak juga menunjukan hasil.

Dalam aksi demo itu, warga yang datang langsung dihadang  warga sekitar yang mengaku terganggu karena berisik. Bahkan, beberapa calo yang ada di BPN sempat merusak mobil dan menggunting kabel sound sistem untuk menghentikan aksi demo. Akibatnya, terjadi baku pukul sehingga membuat beberapa orang terluka.

Anto (41) warga Pulogadung yang ikut  demo mengatakan, aksi yang dilakukan adalah untuk mempertanyakan kelanjutan pembuatan PTSL. Pasalnya, sudah meski hampir 2 tahun mengurus Sertifikat tanah namun belum diukur tanahnya. “Kami semua datang kesini hanya butuh penjelasan saja,” katanya, Rabu 17 Juli 2019

Dikatakan anto, selama ini ketika dirinya dan warga lain menanyakan masalah itu, petugas yang ada di BPN hanya menjawab sekedarnya. Bahkan, terlihat petugas malas mengerjakan mengurus surat tersebut. “Apa karena kami semua tidak memberikan uang, jadi mereka malas mengerjakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kordinator Aksi, Mulyandi mengatakan, aksi demo dilakukan buntut dari kekecewaan warga. Karena sudah lebih dari 2 tahun mengurus serrifikat melalui program PTSL belum juga rampung.

“Kita menagih janji BPN katanya enam bulan kelar namun sampai sekarang sertifikat tak kunjung tuntas,” terangnya.

Dalam aksi demo ini, kata Mulyandi, diikuti sekitar 200 warga perwakilan dari tiga kecamatan, seperti Pulogadung, Cakung dan Matraman. Mereka mengancam akan terus menggelar aksi selama belum ada realisasinya.

“Namun untuk saat ini kami akan melaporkan aksi pemukulan dan pengerusakan ini ke polres Jakarta Timur,” ungkapnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari BPN Jakarta Timur terkait demo tersebut. Di lokasi petugas kepolisian masih terus berjaga untuk menghadang warga yang masih tetap bertahan hingga mendapat penjelasan dari pihak BPN.

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : ingatkembali.com Copyright © 2016-2018. Ingat Kembali - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by PT.M2C
Proudly powered by Presiden Online