Diberdayakan oleh Blogger.

Pemerintah Hentikan Santunan Untuk Pasien Covid-19 Meninggal

 

    Pemerintah Hentikan Santunan Pasien Covid-19

“Jadi enggak mungkin, saya mengada-ngadakan juga dari mana,”Menteri Sosial Tri Rismaharini


Surabaya (INGATKEMBALIcom) – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pemberian santuanan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia adalah suatu kesalahan, karena surat edaran (SE) terkait santunan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia sebesar Rp 15 juta per orang dikeluarkan oleh Pelaksana Tugas Direktur pada Juni 2020

Surabaya (INGATKEMBALIcom) – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pemberian santuanan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia adalah suatu kesalahan, karena surat edaran (SE) terkait santunan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia sebesar Rp 15 juta per orang dikeluarkan oleh Pelaksana Tugas Direktur pada Juni 2020

“Sebetulnya itu nggak boleh, sudah melampaui kewenangan dari direktur,” kata Menteri Sosial Tri Rismahar di Surabaya Senin, 01 Maret 2021.

menurut Risma, di kutip BERITAINFORMASIcom Pemberian santunan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia tanpa perhitungan dan melihat anggaran, sehingga masih ada yang belum terbayarkan untuk tahun 2020

“Pertama, ada kesalahan administrasi,”Jelsa Risma

Sejak menjabat menjadi sebagai menteri sosial Risma merasa bingung banyaknya pengajuan santunan untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia ydi 2021 ditengah pemontongan anggaran diseluruh kementerian

“Terus saya Tanya, ‘bu nggak ada uangnya’. Ada kalau nggak salah (anggaran hanya) untuk sekitar berapa ratus orang. Saya ngomong, ‘loh ini, kan, nggak mungkin’ terus waktu itu diminta mengajukan, padahal kita sendiri anggaran di kementerian, seluruh kementerian, itu dipotong. Terus dapat dari mana uangnya,” kata Risma.

Mantan Walikota Surabaya ini engaku tidak mungkin mengada-adakan santunan jika anggarannya tidak ada.

“Jadi enggak mungkin, saya mengada-ngadakan juga dari mana (RedAnggrarannya),”Jelas Risma

Diberitakan sebelumnya, ribuan ahli waris pasien COVID-19 terpaksa harus gigit jari karena santunan Rp15 juta yang dijanjikan pemerintah, dalam hal ini Kemensos, batal dicairkan. Di Jawa Timur saja, terdapat 1.480 berkas santunan yang diajukan maupun akan diajukan dan batal. Dari jumlah itu, baru sebanyak 76 berkas yang sudah cair.

Sisanya, 673 santunan untuk ahli waris belum cair dan 731 berkas masih di Dinas Sosial Jatim dan belum dikirim ke Kemensos. “Baru cair sekali itu (santunan untuk 76 ahli waris), setelah itu tidak ada lagi,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, M Alwi, beberapa waktu lalu.(Re/Fa/Ni/Sy)

Edhy Prabowo: Saya Siap Dihukuman Mati

    Edhy Prabowo Saya Siap Dihukuman Mati

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap, yang penting demi masyarakat saya,”Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 

Jakarta (INGATKEMBALIcom) – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, sudah siap segala keputusan hukum terkait kasus dugaan korupsi penetapan izin ekspor benih lobster yang dilakukannya, termasuk dihukum mati.

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap, yang penting demi masyarakat saya,” kata Edhy usai menjalani pemeriksaan di Gedung Dwiwarna KPK, Senin 22 Febuari 2021,

dikutip BERITAINFORMAIcom, Edhy mengatakan, dirinya akan menerima segala keputusan hukum nanti, namun sebagai warga negara Indonesia dirinya juga berhak untuk mencari keadilan.

“Saya tidak bicara lantang dengan menutupi kesalahan. Saya tidak berlari dari kesalahan yang ada. Silakan proses peradilan berjalan, makanya saya lakukan ini,” kata Edhy.

KPK menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur. Selain Edhy, ada 6 orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka.

Keenam tersangka penerima disangkakan Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Wacana hukuman mati terhadap Edhy belakangan dilontarkan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM, Eddy Edward Omar Sharif Hiariej. Omar menilai Edhy dan juga eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara layak dituntut hukuman mati.

Edward menuturkan alasan pemberat bagi kedua mantan menteri tersebut, yaitu mereka melakukan korupsi di masa pandemi dan mereka melakukan kejahatan di dalam jabatan.(Re/Fa/Ni/Sy)

Teddy Minta Uang 500 Juta kepada Rizky Febian

    Teddy Minta Uang 500 Juta kepada Rizky Febian

"Saudara Teddy meminta Rp500 juta untuk diberikan kepada Bintang (6 Bulan) mengumrahkan enam orang" kuasa hukum Rizky Febian dan Putri Delina Bahyuni Zaili

Jakarta (BERITAINFORMASIcom) – Penyanyi Rizky Febian mengungkap adanya permintaan uang 500 juta dari suami mendiang Lina, yang akan digunakan untuk Bintang, putri Teddy dan mendiang Lina Jubaedah ibu dari Rizky Febian.

“Dalam pertemuan 18 Januari, saudara Teddy meminta Rp500 juta untuk diberikan kepada Bintang (6 Bulan),” kata kuasa hukum Rizky Febian dan Putri Delina Bahyuni Zaili, dilansir dari BERITAINFORMASIcom, Selasa 16 Febuari 2021.

Bahyuni mengatakan Teddy juga meminta Rizky Febian dan Putri Delina untuk mengumrahkan enam orang, sesuai amanat almarhumah.

“Saat itu ditanya Rizky siapa saja enam orang itu, Teddy belum memberikan nama-namanya,” ujar Bahyuni.

Sebelum Rizky Febian memenuhi permintaan Teddy, kata Bahyuni, kliennya meminta sejumlah aset penting peninggalan mendiang Lina.

Ia menyebut ada 12 aset milik almarhumah yang masih disimpan oleh Teddy Pardiyana. Di antaranya adalah sertikfikat rumah dan ruko di Panyawangan, rumah kos 32 kamar di Bojongoang, dan masih banyak lagi.

“Kami minta 14 hari untuk Teddy menyerahkan dokumen-dokumen tersebut,” tandas Bahyuni.(Re/Fa/Ni/Sy)

Posisi Bercinta yang Dapat Bakar Kalori

   Posisi Bercinta yang Dapat Bakar Kalori

"Ada 11 posisi seks berbeda yang dihitung berapa banyak kalori yang dibakar saat bercinta selama 30 menit,"Dikutip dari Daily Mail

(INGATKEMBALIcom) - Salah satu manfaat morning sex adalah melengkapi kebutuhan olahraga, mengingat pembakaran kalori di atas ranjang tidak kalah intens dibanding olahraga. Terlebih jika dilakukan dengan berbagai variasi posisi yang menantang.

Karena banyak membakar kalori, tidak jarang aktivitas seks disetarakan dengan olahraga. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh 24/7 Fitness, mencoba membuktikan anggapan tersebut.

Para ilmuwan berusaha mempelajari hubungan antara seks dan kebugaran. Dalam studi tersebut, ada 11 posisi seks berbeda yang dihitung berapa banyak kalori yang dibakar saat bercinta selama 30 menit.

Hasilnya, posisi seks sangat menentukan jumlah kalori yang dibakar. Misalnya, posisi standing atau posisi seks berdiri, posisi seks ini paling banyak membakar kalori, yaitu 343 kalori. Kemudian, posisi wheelbarrow ada di urutan kedua dengan membakar 316 kalori.

Dikutip dari Daily Mail, berikut urutan posisi seks dengan total jumlah kalori yang dibakar saat berhubungan seks dengan pasangan.

Standing: 343 kalori (198 kalori oleh pria; 145 kalori oleh wanita)

Wheelbarrow: 316 kalori (167 kalori oleh pria; 149 kalori oleh wanita)

Lotus: 287 kalori (148 kalori oleh pria; 139 kalori oleh wanita)

Legs Akimbo: 264 kalori (153 kalori oleh pria; 111 kalori oleh wanita)

Doggy: 260 kalori (149 kalori oleh pria; 111 kalori oleh wanita)

Missionary (Hips Dipped): 250 kalori (148 kalori oleh pria; 102 kalori oleh wanita)

Squatting: 238 kalori (50 kalori oleh pria; 188 kalori oleh wanita)

Missionary: 199 kalori (148 kalori oleh pria; 51 kalori oleh wanita)

Cowgirl: 187 kalori (137 kalori oleh pria; 50 kalori oleh wanita)

Reverse cowgirl: 187 kalori (137 kalori oleh pria; 50 kalori oleh wanita)

Spooning: 56 kalori (30 kalori oleh pria; 26 kalori oleh wanita). (Mnr/Mdf/Kpn/Abo)

Perempuan Lompat Dari Apartemen Green Bay

    Ilustrasi Lompat dari atas gedung 

"Korban yang meninggal diduga melakukan bunuh diri dari lantai 25,"Kapolsek Penjaringan Kompol Ardyansyah

Jakarta (INGATKEMBALIcom) - Kapolsek Penjaringan Kompol Ardyansyah mengatakan seorang perempuan berinisial S meninggal dunia usai jatuh dari lantai 25 Tower C Apartemen Green Bay, Pluit, Jakarta Utara, Senin 25 Januari 2021. Polisi menduga yang bersangkutan melakukan aksi bunuh diri.saat jatuh korban S menimpa seorang wanita lainnya yang sedang berjalan di selasar.

"Korban yang meninggal diduga melakukan bunuh diri dari lantai 25  dan menimpa seorang wanita yang sedang berjalan di selasar Tower C," kata Kapolsek Penjaringan Kompol Ardyansyah dalam keterangannya, Selasa 26 Januari 2021.

Menurut Ardyansyah korban berinisial B yang tertimpa oleh korban S pun mengalami luka. Yang bersangkutan kemudian dilarikan ke RS Atmajaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Ardyansyah menduga korban S melakukan aksi bunuh diri dengan cara nekat melompat dari lantai 25.

"Korban yang meninggal diduga melakukan bunuh diri dari lantai 25," ujarnya.

Sebab, diungkapkan Andryansyah, berdasarkan keterangan suami korban, yang bersangkutan sudah lama menderita penyakit tumor otak.

"Korban telah menderita tumor otak sudah lama dan sudah sering akan melakukan bunuh diri," tutur Andryansyah.(Mnr/Mdf/Kpn/Abo)

 



Support : ingatkembali.com Copyright © 2016-2018. Ingat Kembali - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by PT.M2C
Proudly powered by Presiden Online