Home » , » Pramuka Makan Beralas Tanah, Diluar Akal Sehat

Pramuka Makan Beralas Tanah, Diluar Akal Sehat

Written By Ingat Kembali on Selasa, 28 Maret 2017 | 22.21

IngatKembaliCom-Jakarta: Tindakan Pembina Pramuka yang menyuruh anggotanya makan nasi langsung dari tanah, mendapat kecaman dari Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, kegiatan yang bertujuan melatih kemanndirian tidak boleh dilakukan diluar akal sehat

"Tidak dibenarkan,Itu tidak boleh, itu tidak layak. Kalaupun mau pelatihan kemandirian, tidak boleh melakukan hal di luar akal sehat," ujar Arist ketika dihubungi IngatKembaliCom, Selasa (28/Maret/2017).

Arist Merdeka Sirait berharap Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault memberikan teguran dan sanksi kepada pembinanya karena tindakan ini adalah bentuk pelanggaran prinsip pembinaan anak.  memberikan teguran dan sanksi kepada pembinanya.

"kan ada alas kertas, Kalau tidak ada daun pisang. tindakan ini tidak dapat dibenarkan, Saya kira sebagai Ketua Kwarnas Pak Adhyaksa juga sependapat tindakan makan langsungg dari tanah tidak dapat dibenarkan, harus teguran dan sansi langsung pada Pembinanya," Terang Arist.

Kejadian anggota Pramuka makan di atas tanah yang menjadi viral di media sosial itu diketahui terjadi di Tangerang. Wajid Nuad, Pejabat Humas Kwarda Banten, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat kegiatan pengkaderan dan pelantikan anggota Baru Saka Wira Kartika di Kronjo pada 17-19 Maret 2017.

Saat ada jeda makan siang, para anggota Pramuka diminta makan siang bersama di luar tenda. Namun ternyata ada sejumlah anggota yang diam-diam makan di dalam tenda. Wajid mengatakan sanksi itu dilakukan sebagai bentuk hukuman yang diberikan kepada peserta yang tidak kompak.

"Menurut teman-teman (Kwarcab) di Tangerang, itu nggak dimakan. Itu semacam dikasih sanksi waktu makan di waktu 'ishoma' (istirahat-salat-makan) itu," kata Wajid.

Pembina Pramuka Kwaran Kronjo, Kabupaten Tangerang, meminta maaf atas kejadian itu. Melalui video yang disebarkan Adhyaksa Dault, pembina yang bernama Sulaiman itu berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut.

Berikut ini permintaan maaf Sulaiman selengkapnya:

Assalamualaikum WR WB, saya Sulaiman sebagai pamong saka wira kartika kwartir ranting Kecamatan Kronjo, kwartir cabang Kabupaten Tangerang, Banten menyampaikan permohonan maaf kepada kak kwartir nasional gerakan Pramuka dan seluruh anggota Pramuka atas kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan proses pembinaan anggota saka wira kartika tanggal 17-19 maret 2017. Kami tidak akan mengulanginya kembali, terima kasih, salam Pramuka.

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : ingatkembali.com Copyright © 2016-2018. Ingat Kembali - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by PT.M2C
Proudly powered by Presiden Online