Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Presiden Prabowo Utang Whoosh Dicicil Rp1,2 Triliun/Tahun

Selasa, 04 November 2025 | November 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-04T06:52:43Z
kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, Presiden Prabowo Subianto, utang Whoosh
"Pokoknya ngga ada masalah, karena itu kita bayar Rp1,2 triliun per tahun. (Kereta cepat) mengurangi macet, polusi, perjalanan semua dihitung,"Presiden Prabowo Subianto


Jakarta - INGATKEMBALIcomPresiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan mencicil utang kereta cepat Jakarta-Bandung sebesar Rp1,2 Triliun setiap tahun. Hal ini disampaikan Kepala Negara saat meresmikan Revitalisasi Stasiun Tanah Abang, Selasa, 04 November 2025


"Pokoknya ngga ada masalah, karena itu kita bayar Rp1,2 triliun per tahun. (Kereta cepat) mengurangi macet, polusi, perjalanan semua dihitung," ujar Presiden.


Presiden mengatakan, Indonesia berada di posisi yang sangat baik, karena bekerja sama dengan negara maju seperti Tiongkok. "Symbol of Indonesia - China," katanya lebih lanjut.


Presiden Prabowo menegaskan, dirinya bertanggung jawab atas utang proyek kereta cepat tersebut. Presiden mengatakan, negara memiliki uang untuk membayar utang.


"Presiden RI ambil alih tanggung jawab. Kita kuat, uang kita ada, duit yang dikorupsi hemat," ucap Presiden.


Kemarin, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, negara hadir untuk penyelesaian utang Whoosh. Bahkan, pihaknya melibatkan banyak pihak untuk menyelesaikan utang tersebut.


AHY mengatakan, semua pihak dalam rapat tersebut sepakat menghadirkan solusi terbaik untuk semua. "Semua mengambil peran, mengambil bagian tanggung jawab untuk melakukan restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung," katanya.


Ia mengatakan, negara akan tetap hadir dalam proses restrukturisasi melalui peran APBN. Hanya saja, rincian dukungan pemerintah akan dijelaskan setelah proses pembahasan selesai.(Na/By/Sa/Ar/Na)


Copyright © INGATKEMBALIcom 2025